Wednesday, 5 December 2012

Strategi Lulus Ujian Nasional

Syarat kelulusan yang meningkat dibandingkan tahun lalu menjadi tantangan bagi guru, siswa, sekolah, dan juga orang tua. Belajar saja tidak cukup. Untuk dapat lulus Ujian Nasional (UN), diperlukan strategi jitu. Beberapa strategi berikut dapat dilakukan dalam menghadapi UN 2008.
Pertama, pelajari dan kuasai materi dari soal-soal yang diujikan dalam UN tahun lalu hingga beberapa tahun lalu. Ini penting, karena dari tahun ke tahun, soal-soal yang diujikan dalam ujian nasional cenderung merupakan pengulangan dari tahun sebelumnya. Artinya, soal-soal tersebut berasal dari materi yang sama tetapi mengalami sedikit modifikasi. Misalnya dalam pelajaran Bahasa Indonesia, tahun 2006 yang lalu menanyatakan amanat yang tekandung dalam petikan cerpen, pertanyaan yang sama kembali muncul pada tahun 2007 hanya dengan mengubah petikan cerpennya. Begitu juga materi lain dan pelajaran lainnya. Pengulangan materi dari tahun ke tahun dalam ujian nasional bisa mencapai 60-70 %. Bayangkan saja jika siswa menerapkan strategi ini, berarti mereka sudah dapat menjawab soal ujian hingga 70 % pula.
Kedua, miliki panduan ujian yang dikeluarkan BNSP melalui Puspendik, utamanya contoh-contoh soal yang diberikan. Mengapa? Boleh dikatakan bahwa contoh-contoh soal tersebut merupakan ‘pembocoran’ soal UN secara halus. Artinya, bentuk soal tersebut akan keluar hanya dengan sedikit perubahan. Jadi, kalau misalnya di panduan tersebut dicontohkan 15 item soal, kuasailah materi dan cara penyelesainnya. Kelak di UN siswa akan menyelesaikan dengan mudah dan benar pula 15 item soal. Jika demikian, nilai 3,0 sudah berada di tangan.
Ketiga, kuasai materi-materi yang yang terdapat dalam Standar Kompetensi Kelulusan (SKL). Sudah bisa dipastikan bahwa SKL merupakan acuan utama pembuatan soal UN. Soal-soal yang diujikan tidak akan melenceng dari SKL tersebut.
Keempat, perbanyak berlatih menyelesaikan prediksi soal-soal.  Dengan seringnya berlatih, siswa akan terbiasa menyelesaikan soal-soal dengan berbagai variasi. Kelak ketika tiba di ‘pertempuran’ yang sesungguhnya siswa tidak kaget lagi dengan model soal yang ada.
Hal-hal di atas merupakan strategi teknis yang dapat dilakukan. Namun, demikian strategi untuk hal-hal nonteknis juga tidak kalah pentingnya. Untuk itu, berikut ini beberapa strategi nonteknis yang dapat dilakukan.
Pertama, khusus soal bacaan (utamanya dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris), bacalah terlebih dahulu pertanyaan sebelum membaca bacaan. Mengapa? Membaca bacaan membutuhkan waktu yang lama dan itu berarti Anda kehilangan waktu. Selain itu, jika Anda membaca bacaan terlebih dahulu baru kemudian membaca pertanyaan, bisa jadi Anda akan kembali mengulang membaca bacaan tersebut untuk kedua kalinya. Berapa lama waktu Anda terbuang?
Contoh kasus, jika pertanyaan hanya menanyakan ide pokok paragraf pertama, berarti Anda hanya butuh membaca paragraf pertama. Tidak perlu membaca bacaan secara keseluruhan karena itu hanya membuang waktu.
Kedua, dahulukan soal yang mudah. Ini strategi yang sudah umum tetapi sangat penting. Anda tidak bisa berlama-lama membuang waktu untuk satu item soal yang susah. Selesaikan dulu soal yang mudah baru kemudian kembali ke soal yang susah. Memperoleh nilai yang tinggi dalam UN sangat penting, tetapi untuk lulus tidak mesti memperoleh nilai 10. Jadi, soal yang mudah akan membantu Anda lulus.
Ketiga, eleminasi segera jawaban yang Anda pastika salah. Untuk siswa SMP, terdapat empat pilihan jawaban. Artinya, persentase kemungkinan benar untuk setiap item soal sebesar 25 %. Tetapi, jika Anda mengeleminir satu saja pilihan jawaban dengan memastikan pilihan tersebut salah, maka persentase kebenaran jawaban Anda menjadi 33,3 %. Bahkan jika Anda mengeleminir dua jawaban, persentase kebenaran Anda sudah 50 %. Jika sudah seperti ini dan Anda betul-betul tidak bisa memilih satu diantara dua jawaban yang tersedia, peluang Anda untuk menjawab benar sudah 50 %. Jadi, ‘tembak’ saja!
Keempat, hati-hati dengan bocoran soal yang sering kali beredar menjelang UN. Untuk keuntungan pribadi, sering kali orang-orang yang tidak bertanggung jawab mengedarkan soal yang diklaim sebagai bocoran soal UN. Padahal, tujuan mereka hanya untuk meraup keuntungan dengan menjual soal tersebut. Hal ini dapat membuat siswa terlena karena merasa yakin sudah memperoleh bocoran soal, mereka tidak belajar lagi.
Kelima, hati-hati dengan kunci jawaban palsu. Sama dengan poin keempat di atas, menjelang UN sering kali beredar kunci jawaban yang dibuat orang tak bertanggung jawab untuk keuntungan pribadi. Ini sangat berbahaya! Lebih berbahaya dibandingkan dengan poin empat di atas. Bayangkan saja, jika kuncil tidak memiliki hubungan dengan jawaban. Anda sangat mungkin tidak lulus UN.
Selain itu, penting juga menanamkan dalam diri Anda bahwa lulus Ujian Nasional merupakan target dan tujuan utama. Tetapi, melakukan kecurangan untuk lulus harus ‘diharamkan’ bagi diri kita. Tidak ada gunanya menghalalkan segala cara seperti poin empat dan lima di atas.
Ingat!  Lulus UN,  Yess! Berbuat curang, No! 
Semoga strategi ini bisa membantu Anda untuk lulus ujian.

Saturday, 1 December 2012

Tips Menjaga Kesehatan


1. Berolah raga. Penelitian menunjukkan bahwa olah raga lebih efektif dalam mencegah dan mengobati depresi daripada obat-obatan.
2. Ekspresikan cinta. Memberi dan mendapatkan cinta kasih membuat hidup kita bahagia. Mencurahkan cinta kasih kepada keluarga, kerabat dan orang lain adalah kunci kebahagiaan rohani. Membantu orang lain membuat hidup kita lebih bermakna dan kehadiran kita diharapkan.
3. Kurangi Menonton Televisi, Film dan Video/Online Game. Menonton televisi, film atau bermain game berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan mental kita. Kekerasan dalam tayangan berita, film laga, dan game dapat mengurangi keseimbangan emosional, membuat depresi dan mempengaruhi respon emosi kita. Setelah melihat begitu banyak kekerasan, kita bisa tidak lagi mengenalinya sebagai kekerasan. Kilasan iklan televisi juga dapat menyebabkan indera dan otak kita overload dan kelelahan.
Banyak film yang menghibur, tetapi ada juga yang membangkitkan emosi negatif bagi sebagian orang. Bagi orang yang sensitif atau pernah mengalami semacam trauma dalam hidupnya, mengurangi waktu dan intensitas menonton tayangan yang memicu emosinya akan membantu menjaga keseimbangan jiwa.
Fokuslah pada hal-hal positif. Cobalah membaca berita, daripada menonton berita televisi. Membaca lebih berpengaruh lembut pada pikiran dan kita bisa lebih selektif. Cobalah menghindari tayangan kekerasan atau sensasional, pilihlah hanya program-program televisi dan film yang positif.
4. Mengapresiasi dan membuat karya seni. Menikmati seni lukis, seni fotografi, seni musik, seni tari dan bentuk-bentuk kesenian lainnya bisa menjadi stabilisator mood alami dan bermanfaat menyegarkan pikiran. Menghasilkan karya seni yang dapat dinikmati orang juga membantu seseorang untuk membangun harga diri, sesuatu yang penting bagi kesehatan mentalnya.
Cobalah mendengarkan musik yang lembut. Banyak musik hingar bingar yang justru dapat mengakibatkan kelebihan beban mental. Banyak pula jenis musik yang dapat mendatangkan perasaan tertekan atau hampa. Musik yang lembut dan merdu dapat menyeimbangkan proses kimiawi di otak kita.
5. Beribadah. Melaksanakan ibadah dan berdoa secara rutin memenuhi kebutuhan rohani kita, yang merupakan komponen vital dalam kesejahteraan jiwa. Mengabaikan kebutuhan spiritual membuat jiwa kita gelisah dan tidak tenang. Berdoa merupakan sarana yang efektif dalam mencegah dan memerangi masalah-masalah kesehatan mental.
6. Rekreasi di luar rumah. Cobalah untuk menjauhi rutinitas dengan menghabiskan waktu di alam. “Terapi hijau” bisa menjadi salah satu cara efektif untuk menemukan kedamaian batin, dan menenangkan pikiran kita, menemukan pencerahan dan membebaskan dari pikiran negatif.
7. Hindari mengisolasi diri. Menjadi bagian dari komunitas yang saling memberikan dukungan dan bertemu secara teratur dapat sangat membantu kita melewati krisis dan tetap positif.
8. Menjaga keseimbangan diet makanan. Diet dapat memperburuk gejala berbagai penyakit termasuk autisme, skizofrenia, depresi, kecemasan dan serangan panik. Makanan yang dibutuhkan untuk kesehatan mental yang baik adalah buah dan sayuran dan makanan yang mengandung asam lemak esensial, seperti ikan belida, tongkol, labu dan kacang-kacangan. Susu dan coklat juga dipercaya menimbulkan efek menenangkan pikiran.
9. Hindari pornografi. Rangsangan seksual pornografi dapat berkontribusi pada tumbuhnya kekosongan emosional yang dapat menyebabkan depresi, gangguan bipolar serta kesehatan mental lainnya. Hanya hubungan seksual dengan pasangan yang sah dan saling mengasihilah yang dapat mengisi kebutuhan fisik dan emosional kita.
10. Lakukan kegiatan yang membangun rasa percaya diri. Belajar memainkan alat musik seperti piano atau biola, menguasai keterampilan bela diri, mendapatkan hadiah lomba, dll sangat membantu  anak-anak membangun rasa percaya diri.
Bila Anda memiliki anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan mental, penting sekali untuk selalu menjaga sikap positif dan tidak menyerah. Jangan mencaci-maki atau mengolok-olok yang membuatnya merasa rendah diri dan mengekalkan perasaan membenci diri sendiri. Hal ini juga berlaku bagi mereka dengan kecenderungan gangguan pola makan. Tunjukkan cinta dan pengertian kepada mereka.
11. Jaga pikiran selalu aktif dengan membaca. Membaca bisa menjadi kegiatan penguatan mental, terutama jika kita fokus pada bacaan yang positif. Berlangganan beberapa majalah atau membeli buku-buku biografi yang mendidik bermanfaat bagi kesehatan mental Anda.
12. Jadilah pribadi yang lebih terorganisir. Hindari menunda-nunda pekerjaan, dan bersihkan dan tatalah harta benda Anda. Singkirkan kekacauan. Buang barang-barang yang tidak terpakai, selesaikan atau delegasikan pekerjaan yang menggantung, dan bila perlu, mintalah bantuan orang lain untuk menyelesaikan PR-PR Anda.

Total Pengunjung

Labels

Translate

 
Copyright © 2010 GameAndroid MOD | Design : Noyod.Com